PENANGKAPAN BA’ ASYIR

Penangkapan Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) dinilai sebagai intimidasi terhadap kaum “berjubah” dan berjenggot. Penangkapan yang terjadi sesaat sebelum bulan Ramadhan itu juga dinilai sebagai intimidasi terhadap dakwah-dakwah yang akan marak di masjid-masjid.

“Ini mengingatkan kita pada peristiwa menjelang ramadhan tahun lalu dimana Mabes Polri mengeluarkan pernyataan akan mengawasi dakwah-dakwah di masjid sebagai bentuk intimidasi kepada dakwah Islam dan para aktivisnya,” ujar Sekretaris Jenderal Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Al Khaththath, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/8/2010).

“Bahkan menyambut intimadi Polri kala itu, Pangdam Diponegoro mengintimidasi orang-orang yang memakai jubah dan sorban sebagai teroris. Yang berjubah, berjenggot dikatakan akan ditangkap. Nah, pengamalannya ya ini, Ustadz Abu ini,” tuturnya.

Oleh karena itu, FUI mengecam penangkapan Ba’asyir saat sedang safari dakwah di Jawa Barat itu. “Itu kita tidak bisa maklum. Kalau bawa bom nggak apa-apa lah ditangkap. Ini kan tidak. Ini hukum rekayasa terorisme,” tutupnya. (Tribunnews.com/Roy)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: